Kamis, 20 Februari 2014

hard time reveals a true friend

Beberapa orang di dunia ini ada yang kerjaannya menunggu momen. Momen untuk berkuasa, momen untuk sukses, momen untuk bersenang-senang. Sebagian yang lain, mungkin dengan tujuan yang sama, akan mempersiapkan, usaha lebih dari sekedar menunggu. Namun sepertinya, kesemuanya, menyepakati satu hal: dengan siapa kamu di momen itu.

Saat capres dan cawapres dinyatakan oleh KPU telah mengungguli kompetitornya dengan satu putaran saja, ia tentu berkeinginan untuk selebrasi dengan tim suksesnya, dengan keluarganya, dan siapapun yang ada disana mendukungnya. Otak dan hatinya akan merekam dengan jelas hingga beberapa tahun kemudian dan tertulis dalam biografi ataupun hanya sekedar diary.

Tentu masih teringat sepotong adegan di film Sang Pemimpi, saat Ikal dan ayahnya menjemput Arai jauh di pelosok dusun yang aksesnya saja harus menyeberang sungai besar. Arai yang saat itu fixed sebatang kara sepeninggal bapaknya, menyambut Ikal dan ayahnya dengan senyuman dan malah membuatkan mainan untuk Ikal hingga ia tertawa. Momen ini begitu membekas hingga ia berjanji pada dirinya untuk melindungi Ikal dan Ayahnya, satu2nya keluarga yang ia punya. 

Cukup dua ilustrasi diatas, sepakatkah bahwa yang ditunggu sebenarnya tidak hanya momen. Tetapi juga dengan siapa kita melewatinya.

***

Mungkin akan terdengar tidak tahu diri saat mengharapkan ada kalian disana, di poin-poin tertentu dalam persinggahan ini, yang kemudian telah dianggap bagai saudara sendiri. Tidak setiap saat saya pun berada di saat2 tertentu kalian, namun, ya mungkin kita sama-sama berusaha. Untuk itu saya menganggap saya tidak tahu diri, saya mungkin juga tidak selalu available  di saat2 terpenting teman2 atau di waktu tersulit saudara2 saya. Juga, saya sepenuhnya menyadari kesibukan masing-masing, waktu yang telah habis untuk hal-hal yang jauh lebih bermanfaat. Kadang saya sendiri bertanya-tanya, could it be an everlasting relationship?

semoga jika Allah yang pertemukan kini, Allah juga yang pertemukan nanti.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar