Sabtu, 28 Desember 2013

Tarian Jemari

Japan, 29 November 2013


Menulis itu butuh alasan, bukan?
Sekalipun wahyu pertama yang sampai ke Rasulullah SAW adalah perintah untuk membaca dan menulis, tetap bagi umatnya, setidak-tidaknya bagi sebagian orang, menulis butuh alasan.

Sebagai pembuktian, untuk nyari duit, mencari pengalaman, mengasah kemampuan; adalah alasan mainstream yang diutarakan seputar alasan kuat mengapa menulis ilmiah. Bagai marijuana, menulis pun menimbulkan candu. Namun alasan-alasan klise yang demikian, ternyata bisa memberikan akibat lanjutan yang lebih besar efek dan manfaatnya. Bagi seorang penulis karya ilmiah, khususnya mahasiswa Strata-1, gagasan harus didapat dengan waktu yang singkat, gagasan padat, namun solutif. Tidak mudah, tapi goal nya bukan sekedar gagasan mu aplikatif ga? melainkan juga,
seberapa cintanya kamu dengan kegiatan tarian jemari ini?

Apa yang ditulis, siapa yang menulis, akan selalu menginspirasi yang lain untuk bertindak dan terlebih juga turut menulis. It inspires other to do more, action more. Sehingga tidak berlebihan jika saya katakan bahwa seorang penulis adalah pemimpin.

Dan saya meyakini bahwa para pemimpin ini juga memiliki inspirator-inspirator hebat. 

***
Adalah kamu, melalui kebetulan-kebetulan luar biasa,
kesempatan-kesempatan yang dihadirkanNya,
dengan seizinNya,
menginspirasi
ku.

untuk kembali menulis,
menuntaskan impian,
menghidupkan kembali asa dan cita.

semoga kita bisa saling menginspirasi, ya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar