Sabtu, 06 Oktober 2012

Jeda

malam yang biasa saja.
tetapi tidak biasa bagi mereka yang berpasangan, katanya sih.
kataku juga, dulu. tapi itu bodoh.
juga bukan malam yang biasa.
bagi seorang istri yang di misuhi dan di maki suaminya dijalanan,
diboncengan suami, dihadapan anak.
ini serius, btw.
dan lebih daripada itu
malam ini bukan malam yang biasa, untuk yang berusaha memotong panjangnya kata
dan dengan bahasa langit yang orang awam pun tak akan sudi mendekat. muak.
tetapi sungguh, rangkaian kata yang indah
dengan suguhan pemanis disetiap frasanya
tetapi ternyata, tak bermakna.

simpel saja,
yang dibutuhkan hanyalah
jeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar