Kamis, 26 April 2012

There's a light that never goes out

source: devianart.com

Tersesat
dalam mencapai tujuan,
kata orang hal yang biasa.
Kata orang, itulah dinamika.
Kata orang,
itulah yang membuat hidup kita
semakin berwarna.
 
Gelap
apakah benar-benar gelap?
Ada yang mendefinisikan, tidak ada gelap
yang ada hanyalah kekurangan cahaya.
 
Apa salahnya mempersilahkan gelap datang?
sebagai waktu untuk mengistirahatkan raga
dan kalbu yang terkadang merasa miskin akan cahaya
 sebagai pertanda akan ada terang yang diyakini
akan segera datang.
 
Pasti ada!
 
Entah itu saya,
kamu,
atau mereka
yang memiliki keberanian untuk menyulut sumbu lilin
dimanapun lilin itu berada
cahayanya akan menelusup relung kegelapan
sendi-sendi hidup yang haus sinaran
 
***

Terima kasih
untuk siapapun yang menyalakan lilin
dan memberi energi cahaya luar biasa
dalam hidup anda
dan tidak langsung juga
dalam sudut kecil yang berarti di hidup saya.

***

Minggu, 22 April 2012

a reason to rest for a while

an eye. Says everything, without a single word.
Sudah pernah nyoba mengetik kata passion di search engine google?
ini yang saya peroleh:

Passion (from the Ancient Green verb πάσχω (paskho) meaning to suffer) is a term applied to a very strong feeling about a person or thing. Passion is an intense emotion compelling feeling, enthusiasm, or desire for something.

Sedangkan di translate.google.com, passion di artikan sebagai gairah, semangat, atau bahasa kasarnya nafsu. Nafsu disini perlu saya bilang kasar karena orang Indonesia terbiasa membuat konotasi demikian. Setidaknya, itu arti sempit yang diberikan oleh google translate, secara harfiah.

Bagi saya sendiri, passion itu dorongan hidup, daya juang akan hal yang kita yakini kita bisa benar-benar mencintai hal tersebut. Karena kalo udah cinta, ya pasti bisa memberikan yang terbaik yang kita punya, tidak peduli akan keterbatasan dan sudah paham akan resiko yang menantang di depan.

Jadi passion di sini, bukan nafsu seperti penafsiran yang ada di berita kriminal.

Selasa, 17 April 2012

Time Stopper: Goa Cina

Well..
berikut ini adalah beberapa momen yang ditangkap oleh kamera Canon 550D milik Od dan Canon SX 210 IS punya ku.

***

Get-Away

Sabtu itu, cerah sekali.
Ngga ada tanda-tanda mau hujan, berhubung memang sudah memasuki musim panas.
Kami berangkat ngaret berjam-jam dari target awal. Alasannya klasik, nasi yang dibuat Od belom matang.

Berbekal doa yang dipimpin oleh Od dan Irham, kami berduyun-duyun motoran ke Goa Cina, menyiapkan fisik untuk 200 km PP, dan dengan menyimpan imajinasi.

Tapi ternyata saudara, para gadis lupa membawa bekal baju ganti. 

Bright Day
isi bensin + nongkrong :p

aku, enis, od

Perjalanan masih jauuuh..
bagus! sayang ngeblur

Senin, 16 April 2012

Penawar Rindu itu bernama Goa Cina



Okay,
call me a bad-amateur-blogger.
I left this lovely blog for some weeks due to unexplained business (sok sibuk)

Udah dah, lupakan aktifitas yang terkadang menjemukan.
Sabtu lalu, 14 April 2012, aku memutuskan untuk meninggalkan tantangan pikiran sejenak, melepas penat bersama teman-teman.

ke Pantai.