Selasa, 24 Januari 2012

Belitung, Beautiful Anticlimax part 2

Oke, sampailah di hari terakhir untuk memanjakan mata di Bumi Laskar Pelangi!
Tapi kami masih memiliki 1 agenda tersisa, yakni menghadiri penutupan Sail Belitong 2011.
Malam sebelumnya, ada pemberitahuan dari panitia tentang siapa-siapa saja yang mendapat undangan dan berhak mengikuti acara penutupan tersebut. Dan para undangan itu, dipilih secara acak.

Lho kok? Berarti tidak semua peserta diperbolehkan menghadiri acara penutupan?

Mbak Gladys, pendamping sekaligus alumnie peserta pelayaran Sail Banda, mengiyakan kebijakan tersebut. Dia bercerita juga, bahkan tahun kemaren pun, dia ngga dapet undangan untuk penutupan. Trus aktifitasnya apa aja mbak? "Ya di kapal aja, atau tergantung kalau panitia mau ngasih aktifitas lain" kata mbak Gladys.

Ah nggak seru.

Akhirnya, para peserta yang ngga dapet undangan protes ke Dan Satgas ama ke Pak Harun. "Kita juga bagian dari acara sail belitung ini pak!" salah satu peserta semangat banget protesnya. Para peserta di kumpulkan di heli deck dan diberi pengertian. Dan Satgas menuturkan, sejujurnya beliau juga tidak sepakat dengan kebijakan Panitia Lokal. Akhirnya, atas desakan para peserta, Dan Satgas membuat keputusan, "Oke besok kita semua berangkat! tidak peduli apakah diberi tempat duduk atau tidak, yang penting kita geruduk dulu" sontak, para peserta bersorak.

Besok pagi-nya, bener-bener surprise deh, hanya ada 2 kendaraan. Kalau ngga salah waktu itu bis, itu pun nunggu nya lama banget. Bis dan Elf yang mengantar jemput kami kemaren sudah nggak nongol lagi. Errggh.. Akhirnya setelah koordinasi dgn panlok, kami disediakan 3 truk, yang akhirnya dipake anak-anak cowok. kasian deh, waktu hujan, mereka harus pake terpal. Nasib..

Siapa kita? Mbeeee'

Pak Uus juga merakyat

cabal ya kaka
Setibanya di Tanjung Kelayang, lokasi penutupan, suasanya nya udah sepi. Stan-stan sudah ngga lagi terlihat. Dan ketika saya, kak arry, kak fiqi iseng muter-muter, eh ada Wapres Budiono sama istrinya datang. Jadi ceritanya, penutupan yang awalnya mau dihadiri sama SBY jadi di switch ke sang wapres. Pak Budiono kalo berpidato selow banget deh, sampe beberapa peserta akhirnya meninggalkan kursi sebagai tanda protes terhadap acara plus terhadap Boediono yang masih tersangkut kasus Century. Heuhuh maklum ya, namanya juga mahasiswa.

So that's why, I called it Beautiful Anticlimax.
Di bumi yang cantik ini, seharusnya kisah kami juga bisa berakhir cantik. Namun sayang sekali, sungguh antiklimaks. Tapi hal-hal yang sudah terjadi pada saat itu, tidak mengurangi rasa syukur kami telah menginjakkan kaki di Bumi Laskar Pelangi dan persaudaraan yang terjalin selama 23 hari.

Setelah selesai penutupan, kami kembali ke dermaga. Dan tiba-tiba cuaca menjadi cerah, pantai di dermaga pun tiba-tiba membiru indah. Pasir putihnya juga berkilauan, sungguh menggoda untuk menyisipkan kedua kaki di dalamnya. Well, heran juga, terkadang sesuatu itu bisa menjadi begitu indah ketika kita akan 'menutup pintu', meninggalkannya. Dan sore itu, aku menghabiskan waktu di Anjungan kapal sambil menikmati angin yang berhembus kencang dan debur ombak di laut.

But we have to leave this beautiful Belitung.
See you nextime!

I miss ya!

persiapan layar



>> to be continued...

Senin, 23 Januari 2012

Belitung, Beautiful Anticlimax

Eh sudah lama juga ya ngga ngeposting tentang Sail Belitung, padahal masih ada yang perlu dibagikan. Maafkan atas ke-amatiran saya dalam blogging yaa :)

Yeap, akhirnya sampai juga di destinasi terakhir. Disatu sisi, happy ngga ketulungan! Disisi lain, sedih banget. Karena semakin kesini, semakin dekat dengan hari perpisahan dan kembali ke dunia perkuliahan *yaaah*

Jelas happy ya karena ekspektasi kami, para peserta pelayaran, sangat tinggi. Secara, Belitung merupakan destinasi terakhir yang otomatis menjadi acara puncak sekaligus penutupan rangkaian Sail Belitong 2011. Ditambah lagi, bayangan kami tentang negeri laskar pelangi sudah tergambar jelas, meninggikan harapan kami akan sempurnanya penutupan ini.

Ternyata, ekspektasi berlebihan itu bisa menjerumuskan.

Begitu awal dateng, kami sih udah excited. Bis mini dan Elf juga sudah disediakan walau tidak se'eksklusif' di Bangka. Kami langsung menuju Pantai Tanjung Pendam dan menikmati makan siang dan sambutan dari pejabat setempat.

Setelah cukup membuang waktu di Tanjung Pendam, kami dibawa ke Pantai Tanjung Kelayang yang luar biasa indah! Disana sudah ada terop gedee plus balon kotak gedee, ditambah ada panggung dan diramaikan oleh para pedagang dan stan-stan yang berjejeran. Suasana yang cukup meriah untuk H-1 penutupan Sail Belitung. Apalagi, di laut ternyata sudah ada kapal-kapal rally yacht dari berbagai daerah dan negara. Bule yang lagi nangkring jelas menjadi sasaran para peserta pelayaran untuk diajak ngobrol dan pota poto hehehe!

bikin hati berdesir!
FYI, di pantai ini panas bangkee!
Disini pertama kalinya aku menyadari perubahan warna kulitku. Dari yang sawo matang, jadi tanned abis. arrgh!! tp untungnya ngga lama sih, bisa cepet teratasi.
Sayang sekali kami nggak menghabiskan banyak waktu disini, juga karena cuaca yang sangat terik, ngga sempet main-main air lebih lama. Kami digiring kembali ke kendaraan dan juga masih belom tau dibawa kemana. Bahkan pendamping pun juga belom tau. Lah, ini emang miss-koordinasi atau mau ngerjain peserta?

Akhirnya kami dibawa kembali ke pantai Tanjung Pendam. Untuk ngapain? Yang jelas, untuk istirahat. Selebihnya, nggak tau juga. Dan ternyata, ada misskom dengan panitia penerima (di Belitung). Kurang tau pasti sih miskomnya apa, yang jelas, kami dibiarkan menikmati Tanjung Pendam yang siang itu sedikit kelabu. Sebagian ada yang beli pempek dan jajanan lain. Sampe akhirnya, Dan Satgas mengambil keputusan, "oke kita ke Pantai Tanjung Tinggi!" seluruh peserta pelayaran kembali bergegas ke bis. Akhirnyaa, nasib kami jelas juga! hehe

Pantai Tanjung Tinggi ini lebih dikenal sebagai Pantai Laskar Pelangi, karena ya memang dipake syuting film fenomenal itu plus film sang pemimpi juga. Sepanjang perjalanan ngga ada lagu lain yg kita nyanyikan selain soundtrack nya laskar pelangi! Wuih bener-bener terbawa suasana. hehehhe. Udah gitu, di jalan-jalan tertentu, kami disambut sama anak-anak SD dan penduduk lokal yang dadah-dadah dan tersenyum lebar. Berasa orang penting aja deh. hehe.

it's sunset! tp sayang mendung

surga batuan granit

sampe ada monumennya!

Pantai Tanjung Pendam
Asik deh, kami bebas cebur-cebur di pantai tanjung tinggi! Selain itu, asik juga buat mendaki batu-batu granit yang guede banget! dari atas batu, kita bisa ngelihat pantai tanjung tinggi tanpa batas! huaaa.. walopun ngga sempet diving atau snorkeling juga sih dan bahkan saya yakin nggak ada yg bawa baju ganti! Karena memang ngga diberitahukan sebelumnya. Jadilah pas perjalanan pulang, kami semua menggigil kedinginan. Mana perjalanannya juga lama banget, hampir 2 jam.

***
Esoknya, 12 Oktober 2011, ada diskusi bareng Mentri Pertahanan, Pak Purnomo Yusgiantoro di geladak J KRI Makassar. Karena yg dateng MenHan beneran (nggak diwakilkan oleh staff ahli, dsb) jadilah para peserta ikutan rempong. Salah satunya kondisi kapal harus serba bersih, termasuk kamar cewek-cowok serta penataan sepatu. heheheh. Juga, beberapa peserta yg udah ditunjuk, harus berdandan pake baju tradisional daerah masing-masing. Seru banget sih ngeliatnya, jadi keliatan banget keberagamannya Indonesia. Tapi kasian mereka yang pake kostum agak ribet, misalnya dari Palembang, Papua, dll. hehe.

Pengamanan kapal juga diperketat. Ternyata, panitia juga mengundang anak-anak SMA, Pramuka, dan SMP di Belitung. Kapal jadi ruamme. Walopun, menurutku, kehadiran mereka cuman formalitas. Toh pada jalannya diskusi, mereka nggak ada yang merespon dalam arti bertanya atau menanggapi. Mungkin belum mahfum dengan isu-isu nasional yang dilontarkan MenHan.

dini, latifah, mbak KT, kak ruth, mbak lani, kak fika, me!


Sabtu, 14 Januari 2012

How do you start 2012 ? Let's share!

2012*

Oke people, kita sudah berdiri di tahun 2012!
*tiup terompet*
postingan tentang tahun baru ini sepertinya bakalan kasep banget. kasep dalam bahasa jawa, bukan bahasa sunda lho. boleh dikatakan saya blogger yg ngga uptodate kalo masalah beginian.

So, how do you start this year?
beberapa orang mungkin terbiasa dengan resolusi untuk tahun baru.
ada yang punya resolusi sangat tinggi dan begitu normatif, tetapi pada perjalanannya kurang bisa mewujudkan apa yang ia cita-citakan diawal tahun.
I was like that.
Saya pada awalnya, pada masa jahiliyah, tidak begitu mahfum dengan esensi dari resolusi dan rencana-rencana untuk setahun ke depan. Blank. Tidak ada bayangan. Dan akhirnya, saya tidak mau susah-susah membayangkan. Saya buat saja se-simple dan se normatif mungkin, dengan alasan, life is dynamic. Pada saat itu saya berfikir, percuma saja di konkritkan, toh hidup cukup dinamis dan daripada saya kecewa karena saya gagal mewujudkan.
dan diperjalanan, saya sadar saya keliru...

sebagai contoh, resolusi yg saya buat beberapa tahun sebelumnya:
- membahagiakan orang tua
- target masuk univ ....
dll

terlalu abstrak.
tapi memang itu proses, permulaan.

Dan setelah rajin silaturahmi dengan buku, internet, teman-teman, dan alam,
saya jadi mengkonkritkan seperti ini:
1. In Religion
- poin 1
- poin 2
2. In Personal
- poin, dst
3. In achievement
4. In Self-needed,
dll..


  Keberanian untuk mengkonkritkan resolusi tujuannya ya kebaikan diri, kemauan untuk berkembang lebih baik di tahun-tahun selanjutnya. Saya juga melalui masa dimana sulit sekali mewujudkan rencana saya yg sangat abstrak menjadi konkrit. Tapi jika ngga melalui masa-masa itu, ya hidup ngga akan maju dong.
You are about what you think.

 Dan mengenai kegagalan.
some people say that failure is success delayed.
 Terkadang seseorang memang perlu gagal untuk mengetahui seberapa besar kemauan dan kemampuannya untuk mencapai target,
dan seberapa besar pula keinginan untuk memperbaiki diri.
hal yang seperti ini, tidak ada teorinya. jika saya curhat ke kakak tingkat atau ke teman-teman saya, saya yakin mereka akan bingung merangkai kata-kata untuk memberikan solusi. karena memang yang bisa menjawab adalah kita sendiri.
Saya menamakannya seni bermimpi.
Jawaban bisa kita dapatkan ketika kita mempunyai keberanian dan keikhlasan untuk bermimpi.

yap!

Untuk sebagian orang lagi, ada juga yang sama sekali tidak mempunyai resolusi atau mungkin hanya membayangkan saja tentang rencana-rencana strategisnya di tahun ini.
Sebenarnya tidak salah.
Hanya saja, diturunkan sedikit saja egonya.
Saya rasa orang yang tidak mempunyai tujuan, entah itu 10, 5, 3 tahun atau bahkan 2 jam kedepan, akan sangat mudah dikendalikan orang lain.
Hey, pada nggak mau kan hidupnya dikendalikan orang?
So make a change for ur life!
Rumuskan tujuan hidupmu!
Kendalikan hidupmu sebelum dikendalikan orang lain.

ilustrasi. Source: tumblr.


Lagipula kata ayah saya,
"seorang pemimpin itu harus bisa dan tegas dalam mengambil keputusan. asal ada justifikasi yang jelas, tidak akan jadi masalah. jika nantinya keputusan itu salah, ya diperbaiki."
Dan setiap manusia di dunia ini dilahirkan sebagai seorang khalifah.
Pemimpin.

So, have you plan your life at least for a year?

Happy new year
:)





*sengaja saya memberikan warna biru di angka ini. tujuannya, pertama, biru adalah warna favorit saya. kedua, biar kesannya damai. soalnya setelah saya seacrh di gugel tentang 2012, saya tidak menemukan gambar ataupun ilustrasi yang pas :p